JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional Surya Dharma mengatakan, Kamis (28/5), ketersediaan tenaga perpustakaan masih terbatas. Baru terdapat 221 tenaga fungsional pustakawan di sekolah-sekolah yang telah memiliki perpustakaan. Saat ini, sekitar 16.000 sekolah sudah memiliki perpustakaan yang memenuhi standar.
Tenaga fungsional pustakawan berlatar belakang minimal diploma dua di bidang perpustakaan. Selebihnya, tenaga perpustakaan merupakan guru, petugas administrasi, atau tenaga lain di sekolah.
Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas Baedhowi mengatakan, tidak dapat dipungkiri, perpustakaan memiliki peranan penting dalam usaha peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Namun, diakui, pemerintah belum dapat berbuat maksimal.
Secara umum, belum semua sekolah memiliki perpustakaan dan tenaga perpustakaan. Ketidakcukupan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan semua pemangku kepentingan sekolah. Demikian dikatakannya.
Dalam usaha mewujudkan kecukupan buku wajib, pemerintah telah berusaha keras memenuhinya antara lain dengan menaikkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), termasuk untuk BOS buku. Pemerintah juga telah membeli hak paten buku dengan tujuan agar ketersediaan buku murah di sekolah dapat diwujudkan.
sumber:
Kamis, 28 Mei 2009 | 20:30 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Indira Permanasari S
Saya adalah Honorer Pustakawan sekolah Negeri di Klaten. Apakah Ada kemungkinan akan ada pengangkatan PNS untuk Pustakawan
kedepanyya tenaga pustakawan akan banyak dfi butuhkan oleh institusi pendididkan, seiring beerkembangnya ICt, pustakawan dituntut untuk memnbguasainya…
salahsatu pasangan capres mengatakan bahawa setelah pembangunan ekonomi, pendikikan utamanya minat baca dan tulis akan digalakkan
jangan khawatir……tetap semangat
Saya adalah pustakawan SMA lulusan D2 perpustakaan mengabdi 16 tahun disebuah SMA negeri Boyolali. kapan ada pengangkatan pustakawan sekolah ? lebih-lebih sekarang UT malah telah membuka program D2 perpus yang diminati ribuan mahasiswa.
Saya mau bertanya, apakah ada perbedaan antara mengabdi di madrasah negeri dengan di sekolah negeri mengenai pengangkatan sebagai CPNS?
Saya mau bertanya, apakah ada perbedaan antara mengabdi di madrasah negeri dengan di sekolah negeri mengenai pengangkatan sebagai CPNS? Mohon masukannya…